Diduga Alergi Obat Warga Kecamatan Cilimus Alami Luka Bakar dan Kulit Melepuh

Warta Kuningan.Com, Kuningan – Rina Kurniasih (38) yang merupakan warga Dusun Kliwon, RT 003/001 Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan menderita luka bakar yang cukup serius setelah mengkonsumsi obat pereda pegal pada Ahad (5/07/2020). Indikasi awal diduga karena alergi obat yang dikonsumsi.

“Awalnya karena merasa pegal, kemudian mengkonsumsi dua jenis obat tanpa resep dokter yakni Cardibu dexamethasone 0,75 mg dan Pirocam piroxicam 20 mg kemudian setelah 15 sampai 20 menit terasa panas dan sakit yang berlebih” ujar suaminya saat di minta keterangan.

Saat pertama kali terjadi reaksi alergi obat, langsung dilarikan ke Klinik Mandala dan mendapat pertolongan pertama oleh petugas kesehatan setempat.

Dua hari berselang Rina Kurniasih (38) dibawa pulang dan di rujuk ke RSUD 45 Kuningan karena di klinik tersebut kekurangan tenaga ahli untuk kulit.

Setelah perawatan selama seminggu luka bakar nya pun semakin melebar dan membuat kulit wanita ini pun melepuh.

“Selama perawatan di RSUD 45 Kuningan kami hanya mengandalkan BPJS Kesehatan kelas III dan sampai saat ini belum ada bantuan dari Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten karena saya tidak bekerja dan istri pun hanya ibu rumah tangga untuk membeli obat-obatan rujukan Dokter spesialis kulit” ungkapnya kepada journalis Warta Kuningan saat ditemui.

Saat ini Rina Kurniasih (38) dan suami sangat kesulitan membeli Bactigras sejenis obat untuk luka bakar pada kulit, selain persediaan barang di RSUD 45 stok limit pun distribusinya terkendala kondisi Pandemi Covid-19.

Distribusi bantuan materil maupun non materil saat ini hanya dari relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kantor Cabang Cirebon.

“Saat ini kita masih pada tahap Asessment dan langkah selanjutnya kita akan membuka distribusi bantuan untuk Ibu Rina melalui Kitabisa.com untuk menyalurkan bantuan para dermawan kepada Ibu Rina” Ujar Aba Staff Kantor Cabang ACT Cirebon kota

%d blogger menyukai ini: