DONGKRAK PERTANIAN DENGAN AGRIBISNIS MELALUI PERTANIAN GAYA MODERN

WARTA KUNINGAN.COM, KUNINGAN – Semakin tergerusnya pertanian di zaman modern, ini membuat peluang usaha yang besar bagi beberapa petani di Wilayah Kabupaten Kuningan dengan agribisnis nya.

Kini bukan rahasia umum lagi sektor pertanian khusunya di Wilayah Kabupaten Kuningan mulai ditinggalkan dan dianggap kuno, akan tetapi bagi beberapa petani ini menjadi peluang usaha besar dan menjadi kan nya sebagai usaha beromset puluhan juta rupiah.

“Cecep Dapi Yanto, salah satu petani yang memulai agribisnis nya dengan menggunakan gaya pertanian semi modern. Menurutnya petani zaman sekarang bisa lebih bisa mandiri dan memanfaatkan teknologi,bahkan bisa menggunakan beberapa teknik seperti media tanam polybag, mulsa, maupun konvensional.  Jum’at (24/05/2020).”

Teknik yang sekarang ia pakai adalah media tanam polybag dengan produk bawang pamekasan dan cabai hybrida. Beliau pun membuat dan memakai pupuk organic cair buatan nya sendiri hasil kerjasama nya dengan beberapa ahli.

Keuntungan memakai media tanam polybag sendiri yaitu efisiensi lahan, fokus perawatan, dan hasil yang bisa berlangsung hingga empat musim panen/ satu tahun enam bulan dengan produk yang berbeda. Sedangkan kekurangan nya hanya pada penarikan biaya di awal saja untuk pembelian dan pembuatan konstruksi lahan pertanian. Pada musim panen beliau bisa meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah per seratus meter persegi.

Selain untuk usaha di sektor pertanian, pun merupakan solusi food production ditengah pandemi Covid-19.

%d blogger menyukai ini: