MENGANGKAT TEMA SERIAL PENDIDIKAN MAHASISWA KKN 15 KELUARAHAN CIPORANG AJAK ANAK-ANAK BELAJAR BERSAMA

WARTA KUNINGAN.COM, KUNINGAN – Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu di Indonesia. Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya berlangsung antara satu sampai dua bulan dan bertempat di daerah setingkat desa. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Indonesia telah mewajibkan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu; pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Mengangkat tagline #serialpendidikan mahasiswa KKN kelompok 15 Kelurahan Ciporang ajak anak-anak belajar bersama dengan adaptasi masa pandemi Covid-19. Selama tiga hari ada beberapa cakupan yang diterapkan dalam proses pembelajaran, yakni numerik (calistung), literasi teknologi, literasi keuangan, dan edukasi flora dan fauna Indonesia.

 “Yuli Setiawati, mahasiswa FKIP Universitas Kuningan menuturkan tujuan diadakannya program kerja ini kami berharap dapat memberi pengalaman yang baru saat belajar terutama dimasa pandemi, meningkatkan semangat belajar dan juga meningkatkan semangat belajar adik-adik. Rabu (21/07/2021).”

Program Menagajar #serialpendidikan diselenggarakan selama tiga hari oleh mahasiswa KKN Kelompok 15 dihadiri oleh peserta anak-anak dari beberapa blok di Kelurahan Ciporang.

“Saat pandemi seperti ini, kemampuan anak-anak dalam belajar dirasa mengalami penurunan. Diharapkan dari adanya kegiatan pendidikan seperti yang dilakukan oleh kami dapat memberikan efek yan baik kedepannya. Terlebih saya yang latar belakangnya dari jurusan pendidikan Pend. Bahasa Inggris ingin menerapkan ilmu yang didapat dengan mengajari sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa inggris anak-anak” ujar Jihan Fitria Andriani, Mahasiswa FKIP Universitas Kuningan.

Dalam hasil kegiatan KKN 15 Mengajar diharapkan dapat memberi dan  meningkatkan rasa semangat belajar anak-anak, meskipun dalam kondisi pandemi covid-19.

%d blogger menyukai ini: