Tumbang, RSUA Stop Layani Pasien Covid-19

Menurut Inge Dhamanti ketua pusat riset keselamatan pasien Universitas Airlangga, Fasilitas kesehatan saat ini memang kolaps karena beban yang di berikan melebihi kapasitas. Menurut nya, hal ini di sebabkan karena kebijakan pemerintah yang tidak konsisten, protokol kesehatan yang tidak ketat dan fasilitas kesehatan yang kurang memadai.

Tumbangnya Fasilitas Kesehatan Tidak Hanya Terjadi di Indonesia, namun di Dunia juga.

Masih menurut Inge, amat sangat banyak faktor yang berkontribusi di rumah sakit, ada faktor pasien, faktor individu atau staf nya, faktor pekerjaan/komunikasi, teamwork dan sebagainya, semua ini masih bermasalah. Dengan kondisi seperti itu, mestinya dapat dukungan pemerintah yang kuat dan tidak ambigu. Pelayanan kesehatan tidak hanya di Indonesia, tapi di seluruh dunia itu sudah kolaps.

Dua Perawat RSUA Positif Covid-19

Bukan tanpa alasan Inge berpendapat demikian, karena sudah terbukti beberapa tenaga kesehatan & laboratorium ITD Universitas Airlangga menjadi korban paparan virus Covid-19. Rabu 27 Mei 2020 ada 2 perawat RSUA Surabaya di nyatakan positif terkena covid-19.

%d blogger menyukai ini: